Tag: Universitas Satya Terra Bhinneka

  • Gelar Sharing Session Bersama Wakil Menteri Diktisaintek Stella Christie, Universitas Satya Terra Bhinneka Tegaskan Peran Cetak Talenta Inklusif dan Berkelanjutan

    Gelar Sharing Session Bersama Wakil Menteri Diktisaintek Stella Christie, Universitas Satya Terra Bhinneka Tegaskan Peran Cetak Talenta Inklusif dan Berkelanjutan

    MEDAN – Universitas Satya Terra Bhinneka sukses menyelenggarakan kegiatan Sharing Session strategis bertajuk “Inclusive, Sustainable & Employable : Peran Universitas Mencetak Talenta Masa Depan”. Acara ini menghadirkan tamu kehormatan, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamen Diktisaintek) Republik Indonesia, Ibu Stella Christie.

    Kegiatan yang berlangsung interaktif ini menjadi ruang diskusi krusial dalam merespons tantangan global yang kian dinamis. Pendidikan tinggi saat ini dituntut tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan akademis semata, tetapi juga wajib membangun fondasi karakter yang inklusif, berwawasan lingkungan dan keberlanjutan (sustainability), serta memiliki daya saing tinggi di pasar kerja nasional maupun internasional (employability).

    Dalam pemaparannya, Wamen Diktisaintek Stella Christie memberikan arahan mendalam mengenai pentingnya perguruan tinggi beradaptasi dengan percepatan teknologi dan perubahan industri. Beliau menekankan bahwa talenta masa depan harus dibekali dengan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah kompleks, serta rasa kepedulian sosial. Sinergi antara kebijakan pemerintah, riset perguruan tinggi, dan kebutuhan industri menjadi kunci utama dalam mewujudkan ekosistem pendidikan yang relevan.

    Sesi berbagi ini disambut antusias oleh segenap civitas akademika Universitas Satya Terra Bhinneka. Diskusi berlangsung hangat saat para peserta mendapatkan kesempatan langsung untuk menggali wawasan dan perspektif baru dari pemikiran Ibu Stella Chistie selaku wakil menteri.

    Pimpinan beserta seluruh keluarga besar Universitas Satya Terra Bhinneka menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya atas waktu, kehadiran, serta pemikiran inspiratif yang diberikan oleh Ibu Stella Christie. Ilmu dan arahan yang disampaikan dipastikan menjadi bekal berharga sekaligus dorongan motivasi bagi universitas dalam merancang kurikulum dan program kemahasiswaan yang berorientasi masa depan.

    Melalui penyelenggaraan Sharing Session ini, Universitas Satya Terra Bhinneka kembali mempertegas komitmen nyata institusi untuk terus mencetak generasi muda yang adaptif, berintegritas, siap kerja, dan siap memberikan kontribusi positif bagi kemajuan masyarakat dan bangsa.

    Penulis : Ezra Alfatah

    Dokumentasi: Tim Komunikasi Digital Universitas Satya Terra Bhinneka

  • PKKMB Universitas Satya Terra Bhinneka 2026 Resmi Dibuka Wakil Menteri Diktisaintek, Stella Christie Dorong Mahasiswa Berani Bermimpi dan Berstandar Global

    PKKMB Universitas Satya Terra Bhinneka 2026 Resmi Dibuka Wakil Menteri Diktisaintek, Stella Christie Dorong Mahasiswa Berani Bermimpi dan Berstandar Global

    MEDAN – Universitas Satya Terra Bhinneka (ST Bhinneka) resmi membuka rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026 bertema “Tumbuh dalam Kebhinnekaan, Berdampak secara Berkelanjutan.” Pembukaan tahun ini berlangsung istimewa dengan kehadiran Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Ibu Stella Christie yang memberikan pembekalan dan motivasi langsung kepada para mahasiswa baru.

    Dalam orasi ilmiahnya, Ibu Stella Christie membagikan rekam jejak dan pengalaman akademiknya di luar negeri. Beliau menekankan bahwa kesempatan untuk berkembang tidak terbatas pada dinding kelas, melainkan terbuka luas lewat eksplorasi ilmu, jejaring, dan keberanian memiliki cita-cita besar. Mahasiswa diajak memanfaatkan masa kuliah secara optimal untuk tidak sekadar mengejar pemenuhan nilai akademis, tetapi aktif bereksplorasi, meneliti, berorganisasi, dan melatih kompetensi diri.

    Salah satu poin krusial yang disampaikan Ibu Stella Chistie selaku Wamen Diktisaintek adalah pentingnya memiliki ambisi menetapkan standar tinggi. Pengalaman global yang dibagikan diharapkan menjadi lecutan motivasi bagi mahasiswa baru agar siap bersaing di kancah internasional.

    Semangat ini selaras dengan arah pergerakan Universitas ST Bhinneka untuk terus tumbuh menjadi perguruan tinggi berkualitas, memperluas jejaring internasional, dan membangun tata kelola berstandar kampus unggulan. Melalui tema yang diusung, kebhinnekaan difungsikan sebagai pilar kolaborasi, sementara prinsip keberlanjutan menjadi fondasi agar ilmu yang didapat mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat.

    Pembukaan PKKMB Universitas Satya Terra Bhinneka 2026 turut dihadiri oleh jajaran pimpinan dan tokoh lintas sektor, di antaranya:

    • dr. Sofyan Tan (Ketua Dewan Pembina Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda)
    • Iman Irdian Saragih (Wali Kota Tebing Tinggi)
    • Prof. Saiful Anwar Matondang, MA., Ph.D. (Kepala LLDIKTI Wilayah I Sumut)
    • Felix Iskandar Harjatanaya, B.Sc.(Hons), M.Sc. (Anggota Dewan Pembina YPSIM)
    • Finche Kosmanto, S.E., M.Psi. (Ketua YPSIM)
    • Bobby Christian Halim, S.H., M.H., CPM. (Rektor Universitas ST Bhinneka)
    • Jajaran pimpinan Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda (YPSIM) dan sivitas akademika Universitas ST Bhinneka.

    Kehadiran para pimpinan ini menjadi bentuk komitmen dan dukungan penuh terhadap penguatan kualitas pendidikan generasi muda di Sumatra Utara.

    Segenap keluarga besar Universitas Satya Terra Bhinneka menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ibu Stella Christie atas inspirasi dan motivasi yang diberikan. PKKMB 2026 resmi menjadi penanda dimulainya perjalanan para mahasiswa baru untuk belajar sungguh-sungguh, berani bermimpi besar, dan siap memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa.

    Selamat datang mahasiswa baru Universitas Satya Terra Bhinneka 2026.

    Penulis : Ezra Alfatah

    Dokumentasi: Tim Komunikasi Digital Universitas Satya Terra Bhinneka

  • Universitas Satya Terra Bhinneka Resmikan Gedung Baru, Perkuat Komitmen Hadirkan Pendidikan Berkualitas

    Universitas Satya Terra Bhinneka Resmikan Gedung Baru, Perkuat Komitmen Hadirkan Pendidikan Berkualitas

    Medan – Universitas Satya Terra Bhinneka (ST Bhinneka) secara resmi meresmikan gedung baru sebagai bagian dari komitmen dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan tinggi. Peresmian tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., serta dihadiri oleh jajaran Yayasan Sultan Iskandar Muda, pimpinan universitas, sivitas akademika, mitra, dan tamu undangan.

    Peresmian gedung baru ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan Universitas Satya Terra Bhinneka untuk menghadirkan lingkungan belajar yang modern, nyaman, dan kolaboratif. Kehadiran fasilitas baru tersebut diharapkan semakin mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

    Dalam sambutannya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI menyampaikan apresiasi atas komitmen Universitas Satya Terra Bhinneka dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang berkualitas. Menurutnya, pengembangan sarana pendidikan yang dilakukan universitas menunjukkan keseriusan dalam menciptakan lingkungan belajar yang mampu mendorong lahirnya lulusan yang unggul, inovatif, dan berdaya saing.

    Lebih lanjut, Prof. Brian Yuliarto menilai Universitas Satya Terra Bhinneka memiliki potensi untuk menjadi salah satu perguruan tinggi percontohan, khususnya dalam pengembangan fasilitas pendidikan dan perpustakaan. Ia menyampaikan bahwa perpustakaan yang dimiliki universitas tidak hanya berfungsi sebagai pusat informasi bagi civitas akademika, tetapi juga memiliki peluang besar untuk berkontribusi dalam memperkuat budaya literasi masyarakat di lingkungan sekitar kampus. Menurutnya, keberadaan perpustakaan modern yang terbuka dan aktif dapat menjadi jembatan antara perguruan tinggi dengan masyarakat dalam meningkatkan akses terhadap ilmu pengetahuan dan budaya membaca.

    Gedung baru yang diresmikan dirancang untuk menunjang berbagai aktivitas akademik dengan fasilitas yang lebih representatif. Kehadirannya diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus menciptakan ruang kolaborasi yang mendukung inovasi, kreativitas, serta pengembangan kompetensi mahasiswa dan dosen.

    Rektor Universitas Satya Terra Bhinneka menyampaikan bahwa pembangunan gedung baru merupakan bagian dari visi universitas untuk terus bertumbuh sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Menurutnya, investasi pada infrastruktur pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan ekosistem akademik yang berkualitas dan berkelanjutan.

    Peresmian ini juga menjadi simbol sinergi yang kuat antara Universitas Satya Terra Bhinneka, Yayasan Sultan Iskandar Muda, pemerintah, dunia usaha dan industri, serta berbagai mitra strategis dalam mendukung kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia.

    Dengan diresmikannya gedung baru tersebut, Universitas Satya Terra Bhinneka semakin optimistis melangkah sebagai perguruan tinggi yang terus berkembang melalui penguatan kualitas pembelajaran, penyediaan fasilitas pendidikan yang modern, serta peningkatan budaya literasi. Semangat ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kreativitas, dan kepedulian untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

    Penulis: Ezra Alfatah

    Dokumentasi: Tim Komunikasi Digital Universitas Satya Terra Bhinneka

  • Dosen ST Bhinneka Sukses Raih Kembali Hibah DIKTI 2026, Bukti Daya Saing Nasional yang Terus Meningkat

    Dosen ST Bhinneka Sukses Raih Kembali Hibah DIKTI 2026, Bukti Daya Saing Nasional yang Terus Meningkat

    Universitas Satya Terra Bhinneka kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional melalui keberhasilan para dosennya dalam meraih pendanaan program Hibah Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Dari total 104.546 proposal yang diajukan secara nasional, hanya 18.215 proposal yang dinyatakan lolos pendanaan, atau sekitar 17,4%. Di tengah ketatnya persaingan tersebut, dosen ST Bhinneka berhasil menunjukkan kapasitas dan kualitas akademik yang unggul.

    Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat 20 judul penelitian yang berhasil didanai dengan dosen Universitas Satya Terra Bhinneka sebagai ketua peneliti. Selain itu, 2 judul penelitian lainnya turut lolos pendanaan dengan keterlibatan dosen sebagai anggota dalam skema kolaborasi bersama perguruan tinggi lain. Tidak hanya dalam bidang penelitian, capaian positif juga diraih pada sektor pengabdian kepada masyarakat. Sebanyak 6 program pengabdian berhasil memperoleh pendanaan, yang menunjukkan komitmen Universitas Satya Terra Bhinneka dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi.

    Peningkatan jumlah penerima hibah ini menunjukkan tren positif yang konsisten dari tahun ke tahun. Hal ini menandakan bahwa budaya riset di lingkungan ST Bhinneka semakin tumbuh dan berkembang, serta didukung oleh semangat dosen untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

    Rektor ST Bhinneka, Bobby Christian Halim, ST., SH., MH., CPM, dalam keterangannya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas pencapaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras, dedikasi, serta komitmen para dosen dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi, khususnya di bidang penelitian dan pengabdian.

    “Capaian ini adalah bukti bahwa dosen-dosen ST Bhinneka memiliki kualitas dan daya saing yang tidak kalah dengan perguruan tinggi lainnya di Indonesia. Kami sangat mengapresiasi kerja keras para dosen yang telah mengharumkan nama institusi. Ke depan, kami berharap jumlah penerima hibah akan terus meningkat dan memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Rektor ST Bhinneka.

    Lebih lanjut, Rektor juga menekankan pentingnya kolaborasi dan inovasi dalam pengembangan penelitian dan pengabdian masyarakat. Menurutnya, penelitian dan pengabdian yang dilakukan tidak hanya harus unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjawab berbagai tantangan dan kebutuhan nyata di masyarakat.

    Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari peran strategis Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ST Bhinneka yang secara aktif melakukan pembinaan dan pendampingan kepada para dosen. Melalui berbagai program seperti workshop penyusunan proposal, klinik proposal sebanyak 2 kali, hingga review internal. LPPM berupaya memastikan bahwa setiap proposal yang diajukan memiliki kualitas yang kompetitif. Kepala LPPM ST Bhinneka, Hendris Syah Putra, SP., M.Si, turut menyampaikan apresiasinya atas capaian para dosen. Ia menyebutkan bahwa peningkatan jumlah penerima hibah merupakan hasil dari proses pembinaan yang berkelanjutan dan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas riset di lingkungan kampus.

    “Alhamdulillah, tahun ini kita melihat peningkatan yang cukup signifikan, baik dari segi jumlah maupun kualitas proposal yang lolos pendanaan. Ini menunjukkan bahwa proses pembinaan yang selama ini dilakukan mulai membuahkan hasil. Kami di LPPM akan terus berkomitmen untuk mendampingi dosen, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan penelitian dan pengabdian,” ungkap Kepala LPPM ST Bhinneka.

    Ia juga menambahkan bahwa ke depan, LPPM akan memperkuat strategi pembinaan dengan mendorong lebih banyak kolaborasi lintas disiplin dan antar perguruan tinggi, serta meningkatkan fokus pada penelitian yang berdampak langsung bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

    Capaian ini menjadi momentum penting bagi ST Bhinneka untuk terus memperkuat ekosistem riset yang unggul dan berkelanjutan. Dengan dukungan penuh dari pimpinan universitas serta sinergi antar unit kerja, diharapkan prestasi ini dapat terus meningkat dan memberikan kontribusi yang lebih besar di tingkat nasional maupun internasional.

    Sebagai penutup, ST Bhinneka kembali mengucapkan selamat kepada seluruh dosen penerima Hibah tahun 2026 ini. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan dampak positif bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat.

    Penulis : Ezra Alfatah

    Dokumentasi : Tim